Wilayah Indonesia memiliki 6 persen dari persediaan air di dunia atau sekitar 21 persen persediaan air di Asia Pasifik. Namun kelangkaan dan kesulitan mendapatkan air bersih dan layak pakai, mulai menjadi masalah di banyak tempat.
Wahana Lingkungan Hidup menyatakan, akibat kerusakan alam dan pencemaran diperkirakan ketersediaan air bersih berkurang sebesar 15-35 persen per kapita pertahun. Bahkan ahli konservasi dunia memperkirakan dua dari tiga penduduk dunia akan kesulitan mendapatkan akses bersih pada tahun 2025.
Karena itu, kita harus menghemat dan bijak menggunakan air bersih. Berikut tips hemat menggunakan air:
1. Saat mencuci tangan, jangan biarkan air terus mengalir. Siapkan tempat atau ember yang khusus digunakan untuk mencuci tangan. Anda cukup mengambil satu gayung untuk sekali cuci tangan.
2. Gunakan kulkas dan AC yang tak menghasilkan air bila digunakan. Produk jenis ini biasanya juga hemat energi.
3. Saat menyiram tanaman, hanya siram rumput, tanaman dan pepohonan saja. Anda tak perlu menyiram seluruh halaman rumah yang tertutup semen atau ubin.
4. Gunakan mesin cuci hanya saat cucian Anda sudah penuh. Anda bisa menghemat seribu galon air dari situ. Saat mencuci, gunakan air sesuai jumlah cucian.
5. Untuk memproleh air dingin, simpan di kulkas. Sebaiknya jangan gunakan pengatur air panas dan dingin pada galon. Anda bisa menghemat listrik juga dari situ.
6. Jika Anda membayar air, monitor penggunaan air dan cocokan tagihan setiap bulan. Dari situ Anda bisa mengukur apakah penggunaannya sudah hemat atau malah boros.
7. Siram tanaman di pagi atau sore hari saat cuaca lebih sejuk agar air tidak cepat menguap kena sinar matahari. Siram seperlunya saja. Lebih banyak tanaman mati karena kebanyakan air ketimbang kekurangan air.
8. Untuk membersihkan lantai rumah dari sampah sebaiknya gunakan sapu, jangan air.
9. Jika shower di kamar mandi Anda bisa mengeluarkan air sebanyak 1 galon dalam 20 detik, sebaiknya Anda menggantinya dengan tipe yang lebih hemat. Atau bisa diganti dengan menampungnya dengan bak mandi. Penggunaan bath tub tidak disarankan bila ingin menghemat air.
10. Air bekas mencuci sayuran atau buah-buahan sebaiknya tak dibuang, tapi digunakan kembali untuk menyiram tanaman.
11. Mematikan air dari keran selama menyikat gigi, sama dengan menghemat 25 galon air sebulan. Pakai air saat berkumur saja.
12. Cuci mobil Anda di daerah berumput, Anda juga menyiram tanaman saat itu. Jika tak mungkin, pastikan airnya tidak menggenang tapi mengalir ke saluran pembuangan atau got.
13. Satu lagi cara agar Anda memenuhi kuota minum air 8 gelas sehari adalah dengan menyantap kuah sayur atau sup yang Anda makan. Selain rasanya lezat, pada kuah terdapat gizi dari makanan.
14. Jangan mencuci rambut sambil air terus mengalir dari pancuran. Mematikan air saat mencuci rambut bisa menghemat air sampai 150 galon sebulan.
15. Anda punya binatang peliharaan, kucing atau anjing? Saat memandikannya, sebaiknya di rerumputan agar airnya juga ikut menyiram tanaman dan diserap tanah.
16. Saat mengganti air minum hewan peliharaan Anda, buang air yang lama ke tanaman. Anda sama saja menyiram tanaman saat itu.
17. Saat Anda menyisakan es batu bekas air minum. Jangan buang es ke tong sampah. Sebaiknya buang ke tanaman agar diserap.
18. Setiap anggota keluarga sebaiknya jangan sering mengganti gelas. Hal ini akan menghemat air dan tak perlu banyak mencuci gelas.
19. Cuci buah-buahan dan sayuran Anda dengan air bersih yang sudah disediakan. Jangan mencuci dengan air yang mengalir dari keran. Itu lebih menghabiskan air.
20. Yakini hal ini: saat Anda menghemat air, berarti anda telah menghemat uang juga. Hemat air mudah dilakukan siapa saja. (med)
Sumber : http://cetak.batampos.co.id